Sabtu, 14 Juli 2012
Kamis, 05 Juli 2012
Selasa, 26 Juni 2012
Potensi
- Potensi yang ada
Memiliki pekarangan dan persawahan yang dapat digunakan sebagai wisata edukatif untuk menamam apotik hidup, warung hidup.
Terdapat lahan pekarangan yang luas dan areal persawahan untuk pengembangan pertanian dan penanaman buah-buahan, warung hidup dan apotik hidup termasuk juga perikanan dan peternakan.
Adanya dua sungai di desa Srihardno yaitu sungai Kalibuntung dan sungai Opak. Sungai kali buntung sudah kita kembangkan untuk kegiatan wisata air perahu rakit, kayak dan arena memandikan kerbau/sapi. Sementara sungai opak biasa kita lakukan untuk kegiatan telusur sungai, jelajah alam.
Wisata sejarah gempa.
Adanya ratusan burung kuntul yang selalu ada saat musim tandur.
Memiliki taman satwa untuk mengenalkan anak-anak pada binatang persawahan.
Banyak warga dan pemuda ahli dalam merangkai janur .
Berkembangnya kesenian kerawitan , reog dan hadroh.
Memiliki makanan khas mie des.
- Penawaran dari kami
Sebuah Desa Wisata yang menawarkan berwisata yang edukatif, inovatif, mengajak dan melihat langsung yang dikemas ceria bernuansa outbound.
Mengenalkan langsung hal ihkwal dunia pertanian kepada anak-anak. Mengajak berkarya bersama anak-anak dalam membuat aneka jenis keramik, merangkai janur dan kerajinan lainnya.
Memberi contoh bagaimana membuat telur asin.
Mengenalkan lingkungan pedesaan pada anakMengenalkan kuliner khas Pundong yaitu mie des.
sejarah singkat
- Sejarah singkat
Bermula dari diskusi dan ngobrol-ngobrol Pemuda dan Karangtaruna desa Srihardono yang di motori oleh Geppta (Generasi Penerus Pedukuhan Tangkil). Yang sering membuat even skala kabupaten seperti lomba futsal, basket Bupati CUP. Sehingga timbul pemikiran bagaimana membangun desa kita agar lebih maju. Hasil diskusi tersebut terbentuk ide untuk membuat desa wisata. Ide tersebut kemudian di godok selama 2 bulan. Sebagian pemuda mendukung dan melakukan survei ke desa yang lain. Ternyata menarik dan asyik cocok dengan kegiatan anak muda khususnya outbound. Secara kebetulan banyak remaja Tangkil yang menjadi trainer outbound.Mei 2011 kami bertekat mulai membangun desa wisata. - Ide dasar
Membranous potensi pemuda pencita alam dan latar belakang mereka sebagai pendidik.
Memadukan usaha pertanian dalam arti luas pertanian, perikanan, peternakan, perkebunan dan kehutanan.
Maka dicarilah kata-kata yang terkait dengan cinta alam, edukatif, pertanian.
Maka didapatlah ikon desa wisata kita adalah Desa wisata Kalibutung wahana outbond dan taman pintar pertanian
-
Hasrat / keinginanBeranjak
dari sebuah keterpurukan saat terjadi gempa 27 mei 2006,kami ingin
bangkit untuk lebih semangat membangun desa kami lebih maju dari yang
kemarin.Sebuah bencana harus kita sikapi dengan kedewasaan,jangan sapai
terlena tapi harus bangkit.Melihat dari sebuah sisi kami terus berjuang
untuk menjadi
lebih
maju dengan membawa nama seorang anak desa yang berjuang keras untuk
bisa menjadikan desa kami menjadi desa yang lebih maju/lebih bisa
mandiri dan bisa membuka lapangan kerja bagi rekan-rekan kami di
kampung.Dengan niat di sertai tekad yang bulat dari teman-teman di
kampung serta di dukung sepenuhnya oleh warga dan orang-orang yang ingin
maju maka jadilah ini ,sebuah kerjasama yang bisa menghasilkan.
- Tentang sebuah nama
Ada cerita yang unik saat pemberian nama desa wisata. Kebanyakan nama desa wisata melekat pada nama dusun atau desa. Misalnya desa wisata Kebon Agung, Desa wisata Tembi, Manding, dll.Ide nama itu muncul setelah ada kawan yang tidak sengaja berjalan di tepi “gejlik” kemudian di situ terdapat tulisan Kali Buntung mengocori 34 Ha.
Kemudian nama tersebut dirasa lebih hoki dan dapat dikembangkan wisata air dan telusur sungai. Secara kebetulan Desa Srihardono dilalui sungai opak.
Bahkan nama kalibuntung banyak warga dusun sekitar penasaran letaknya dimana.
Langganan:
Postingan (Atom)




